Sabtu, 06 Februari 2010.
I found love on a train.
Malam itu gw pulang ke jogja berdua bareng sama dia. Naik kereta Taksaka 2 yang berangkat jam 20.40. Gw nyampe di stasiun sekitar jam 20.00 dan dia sampe di sana sedikit lebih awal. Kita ketemu dan langsung ke atas. Duduk-duduk sebentar, had some little conversation dan 40 menit kemudian keretanya dateng.
We had so many conversation that night. I was so excited. From the lightest to the deepest. From something stupid to something whole-hearted.
Untill I confessed to her about my feeling. I grabbed her hand, looked straight to her eyes, and spoke gently.
"Kamu mau jadi pacar aku gak ?"
Sejenak dia terdiam. Seakan-akan dia berpikir. Menimbang-nimbang akan sesuatu. Sampai akhirnya dia membuka mulutnya dan berkata "enggak".
...
...
...
That's not the end of the line.
"Aku enggak bisa nolak" kata dia.
p.s. kalimat terakhir gak lulus lembaga sensor ternyata.. hehe :D


4 comments:
ih so sweet bangeeeeeeeet. hahaha serius tuh si cina ngomongnya engga. trs engga bs nolak? masih ttp aja nyampah -.- hahaha congrats kaaaaaak
wo wo wo, tidak sabar melihat perpaduan negro dan cina ni! hahhaaha...
dia siapa nih? hahaha gw bacanya sambil praktekin apa yg lo tulis langsung ke tya nya. megang tangannya sambil ngomong "kamu mau jadi pacar aku ga?" hahahahaha. tya nya senyum2 najis
hehehehe doain awet yaaaa semuanyaaaaaa... :D
Poskan Komentar